10 Menit Mu begitu berharga

November 18, 2009

“Ya waktu terus berlari dengan amat kencang. ‘Waktu tidak menunggu’, kata istri saya. Waktu berlari meninggalkan kita dengan sekencang-kencangnya. Ia lari lebih cepat daripada pesawat yang paling cepat. Maka kita semua akan merugi. Hidup akan sia-sia. Tak meninggalkam makna dan kebaikan, kecuali- seperti firman Allah dalam surat Al-‘Ashr- kalau kita beriman dan saling menasehati dalam kebenaran dan kesabaran” (M. Fauzil Adhim, Dunia Kata, hal 26-27)

Waktu merupakan pembentuk kehidupan, semakin baik cara kita menggunakan waktu, maka semakin baik pula kehidupan kita. Karena itu setiap detik yang kita lalui mestinya mengantarkan kita pada kualitas kehidupan yang kita rindukan, termasuk 10 menit yang kita gunakan untuk menunggu dimulainya perkuliahan, menunggu teman yang karena sesuatu hal datang terlambat, atau 10 menit yang kita gunakan untuk menunggu keberangkatan Bis ke kampus atau sebaliknya misalnya.

Perhatikan bahwa jika kita dalam setiap hari membiarkan 10 menit tadi berlalu begitu saja, berarti kita telah membuang 60 jam setiap tahunnya dengan percuma, bukankah waktu itu adalah uang?. Lalu bagaimanakah agar 10 menit tadi kita lebih berharga ?

Jawabannya tentu dengan mengisinya dengan aktifitas-aktifitas sederhana namun berkualitas, salah satunya adalah dengan membaca dan menulis.

10 menit yang kita gunakan untuk menunggu teman, atau menunggu dimulainya perkuliahan misalnya, dapat kita isi dengan membaca, tentunya bahan yang kita baca pun haruslah bacaan yang baik, yang  mencerahkan, dan memberikan inspirasi. Bisa kitab suci, surat kabar, atau buku yang telah anda pilihkan sebelumnya. Jadikanlah buku sebagai sahabat setia, pelengkap dalam perjalanan aktifitas keseharian kita.

Menulis merupakan cara lain untuk memanfaatkan 10 menit Anda. Tulislah apapun yang bermanfaat, misalnya menulis mimpi dan rencana-rencana Anda, atau menuliskan ide-ide tulisan yang tiba-tiba melintas di pikiran Anda pada buku catatan kecil Anda (Ini yang biasa saya lakukan dulu saat masih menggunakan Bis untuk berangkat ke kampus atau sebaliknya. Suasana di dalam bis saat itu terkadang menarik perhatian saya untuk mengikatnya ke dalam catatan-catatan kecil. Tentang pemusik jalanan dengan biolanya, penjual makanan asongan, atau kisah seorang bapak tua yang duduk tidak jauh disamping bangku tempat saya duduk  yang tiba-tiba  membuat  haru hati saya).

Terakhir, semoga selalu ada kegiatan-kegiatan sederhana namun bermanfaat lainnya untuk mengisi 10 menit waktu  Anda agar menjadi lebih berharga dan bermakna.

dari sahabatmu

Ega Permana

Download Ebook “50 Cara Cerdas Menggunakan Waktu” di sini Gratis!.

One Response to “10 Menit Mu begitu berharga”

  1. yoga Says:

    iya kang, kebiasan kita itu suka ngaret. jadi waktu kita yang digunakan untuk menunggu lumayan banyak juga. mungkin saat menunggu kita bisa ngajakin ngobrol orang2 dengan obrolan yang berguna, atau membaca buku, bisa juga ngajak smsan ma orang2, tentunya sms yang berguna, coz yg kagak berguna sayang pulsa.

    kalau saykoji bilang, saat menunggu kita bisa sambil buka FB biar kagak mati gaya juga (non recommended buat yang HPnya jadul, piss)


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: